PERTANYAAN SEPUTAR TUMPEK KANDANG
Apakah Hindu memuja binatang ?
Di samping hari Tumpek Uye atau Tumpek Kandang, dalam hari-hari raya Hindu di Bali terdapat juga lima jenis Tumpek yang lain, yaitu Tumpek Bubuh atau Tumpek Wariga yakni upacara selamatan untuk tumbuh-tumbuhan, Tumpek Landep, selamatan untuk senjata, Tumpek Kuningan, selamatan untuk gamelan, Tumpek Wayang, selamatan untuk wayang dan Tumpek Krulut, selamatan untuk unggas. Umumnya upacara selamatan untuk unggas ini digabungkan pada hari Tumpak Uye ini.
Lontar Sundarigama yang memberi petunjuk tentang hari-hari raya Hindu di Indonesia menyatakan : Hari Tumpek Kandang adalah upacara selamatan untuk binatang-binatang,binatang yang disemblih dan binatang piaraan, hakekatnya adalah untuk memuja Tuhan Yang Mahaesa, Siwa yang disebut Rare Angon, penggembala makhluk. Berdasarkan kutipan ini, tegas bahwa yang dipuja adalah Tuhan Yang Mahaesa, bukan memuja binatang, demikian pula terhadap tumbuh-tumbuhan, senjata-senjata, gamelan dan sebagainya.
Mengapa membuat upacara selamatan terhadap hal-hal tersebut ? Dalam ajaran agama Hindu, keharmonisan hidup dengan semua makhluk dan alam semesta senantiasa diamanatkan. Manusia hendaknya selaras dan hidup hamonis dengan alam semesta, khususnya bumi ini dan dengan ciptaan-Nya yang lain, termasuk tumbuh-tumbuhan dan binatang.
Dalam ajaran Hindu, semua makhluk diyakini memiliki jiwa yang berasal dari Tuhan Yang Mahaesa. Doa umat Hindu sehari-hari (dalam puja Tri Sandhya) dengan tegas menyatakan : Sarvaprani hitankarah (hendaknya semua makhluk hidup sejahtra) adalah doa yang bersifat universal untuk keseimbangan jagat raya dan segala isinya.
Upacara selamatan kepada binatang dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa kasih sayang kepada semua binatang, khususnya binatang ternak atau piaraaan. Bagi masyarakat agraris, binatang khususnya sapi sangat membantu manusia. Tenaganya untuk bekerja di sawah, susunya untuk kesegaran dan kesehatan manusia bahkan kotorannya bermanfaat untuk menyuburkan tanaman. Umat Hindu sangat memuliakan sapi, dan sapi dalam tradisi Hindu hendaknya dihormati sebagai ibu, di samping juga bumi pertiwi, kitab suci dan lain sebagainya.
Semoga bermanfaat, Rahayu..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
dibalik kesuksesan presiden termuda amerika serikat
Akhir pekan kemarin saya membaca kisah tentang Theodore Roosevelt. Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan nama tersebut. Ya, betul T...
-
Sepanjang tahun 2017 , Indonesia mencatat rangkaian peristiwa penting, tak terkecuali bencana alam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana ...
-
Cara Membuat DIY E-Liquid – Cara membuat liquid untuk rokok elektrik, pembahasan ini biasanya ditulis di forum. Hal ini karena dibutuhkan ...
-
OM SUASTIASTU, APA ITU KEBENARAN ? Mari semeton Hindu diskusikan bersama ! Mengapa kita perlu mendiskusinya ? Supaya kita bisa menan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar